Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk bumi tercinta ini, yuk mulai  dengan melakukan kebaikan untuk lingkungan. Kita lindungi bumi dengan menciptakan perubahan dengan menjaga lingkungan untuk  kelestarian alam.

Kita bisa ikut menjaga dan memelihara lingkungan alam di sekitar kita, dengan menciptakan kesadaran lingkungan diri sendiri mulai dari rumah dan lingkungan terdekat kita misalnya tidak membuang sampah sembarangan, tidak membakar sampah, menghemat energi dan air,  memilah sampah organik, anorganik, dan sampah lainnya, mendaur ulang sampah anorganik , membuat kompos dari sampah organik, menjalankan 3R (reduce, reuse, dan recycle), mengurangi pemakaian plastik dengan membawa tempat makan dan minum sendiri saat keluar rumah.

Lingkungan itu  tempat tinggal kita, termasuk semua makhluk hidup yang ada, karena itu harus kita jaga kelestariannya. Namun kini lingkungan banyak yang alami kerusakan, misalnya penebangan pohon liar,  tapi tidak dilakukannya penanaman pohon kembali, akibatnya hutan gundul dan tanah tidak bisa menyerap air. Belum lagi, masih adanya membuang sampah sembarangan ke kali misalnya.

Ayo kita jaga dan lestarikan lingkungan mulai dari sekarang.

Penghijauan pun kini tengah dilakukan, diantaranya melalui Program Penghijauan, Candi Darling yang mendukung generasi muda menyebarkan inspirasi mengenai Konservasi Alam di Situs Warisan Sejarah Banjarnegara.

Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) melalui gerakan berbasis digital Siap Darling (Siap Sadar Lingkungan) mengajak generasi muda peduli lingkungan untuk melakukan penanaman di Kawasan Candi Dieng, Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah.

SIAP DARLING

INSPIRASI DARI GENERASI MUDA UNTUK PENGHIJAUAN DI KAWASAN CANDI DIENG 6 Juli 2022

CANDI DARLING adalah salah satu program dari Bakti Lingkungan Djarum Foundation yang mengombinasikan upaya konservasi alam dan warisan sejarah dengan melibatkan Darling Squad, gerakan generasi muda berbasis digital dan aktivasi.

Candi Darling

Sesi penanaman bersama dengan Darling Squad di kawasan Candi Dieng, foto: istimewa

CANDI DARLING 

Sejak 2019, Bakti Lingkungan Djarum Foundation melalui program Candi Darling telah melakukan penghijauan di delapan (8) kawasan candi di Pulau Jawa, termasuk Kawasan Candi Dieng.

  • 2019 : Candi Prambanan 5.296 bibit
  • 2019 : Situs Ratu Boko 4.873 bibit
  • 2020: Kawasan Percandian Gedungsongo 868 bibit
  • 2021: Candi Barong, Candi dan Candi IjoSambisari & Candi Banyunibo 10.027 bibit

80 Darling Squad dari Wonosobo dan Banjarnegara terlibat dalam penghijauan Candi Arjuna, di Kawasan Candi Dieng, di mana perawatan akan berlangsung sampai Banjarnegara, Jawa Tengah.

Candi Darling

Sesi Penanaman bersama: ● Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, ST, MT. ● Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah, Sukronedi, S.Si.,M.A. ● Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji ● Aktris, perwakilan anak muda peduli lingkungan, dan pemeran web series “Jumpa,” Maizura. ● Director Communication Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara ● DLHK Kabupaten Banjarnegara, Ir. Singgih Haryono

Sebanyak 6.500 pohon dan semak berbunga menghijaukan Kawasan Candi Dieng (Candi Arjuna, Bima, Gatotkaca, Dharmacala, Setyaki), dimana perawatan akan berlangsung hingga enam (6) bulan.

BIBIT TANAMAN 

Bibit tanaman diambil langsung dari Pusat Pembibitan Tanaman (PPT) Bakti Lingkungan Djarum Foundation di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Penanaman menargetkan seluruh situs warisan sejarah di Indonesia hingga 2025.

Jenis pohon: Cemara pua, kemuning, waru merah.

Jenis semak: Taiwan beauty, hanjuang, bayam merah, lily brazil, asparagus.

Melalui kegiatan penghijauan ini, gerakan Siap Darling menciptakan ekosistem pelestarian lingkungan bersama mahasiswa sebagai agen penggerak perubahan, dengan melakukan aksi penanaman berkelanjutan.

“Sejak diluncurkan pada 2019, gerakan Siap Darling telah menginisiasi sejumlah aksi positif yaitu Candi Darling melalui penanaman pohon dan semak berbunga di berbagai situs warisan sejarah,  agar generasi muda bisa berkontribusi melalui giat pelestarian lingkungan dan sekaligus mencintai situs warisan sejarah Indonesia.

Harapannya gerakan menanam ini bisa menginspirasi dan melibatkan lebih banyak mahasiswa untuk lebih peduli pada lingkungan dan menjaga warisan sejarah dalam jangka panjang,” ujar Director of Communications Djarum Foundation, Mutiara D. Asmara.

Candi Darling

Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji memberikan kata sambutan pada acara Candi Darling Activation “Penanaman 6.500 Pohon dan Semak Kawasan Candi Dieng”.

Sampai Juni 2022, gerakan Siap Darling telah melibatkan 2.352 Darling Squad dari 295 kampus di 203 kota/kabupaten.

“Dalam giat Candi Darling, Darling Squad terlibat aktif dalam konservasi alam dan penghijauan di berbagai situs warisan sejarah. Saat ini kami telah menginsiasi penanaman di 8 (delapan) Kawasan candi yang tersebar di Pulau Jawa. Secara khusus dalam kegiatan di Kawasan Candi Dieng ini, kami menghijaukan seluruh area sekitar candi yang terkenal kaya akan keragaman geologi, keanekaragaman hayati, dan situs warisan sejarah,” ujar Program Associate BLDF, Abdurrachman Aldila.

Abdurrachman Aldila atau Aldi,  terlibat di berbagai kegiatan penanaman pohon yang melibatkan Darling Squad, termasuk dalam pemilihan jenis bibit pohon dan semak berbunga yang akan ditanam di area sekitar Kompleks Candi Dieng di Provinsi Jawa Tengah.

Aksi penghijauan di sekitar situs warisan sejarah ini pun disambut baik oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah.

Kepala DLHK Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, ST, MT juga hadir sebagai pembicara dan ikut serta dalam kegiatan seremonial penanaman, menekankan pentingnya konservasi lingkungan dan situs warisan sejarah yang dilakukan secara beriringan oleh generasi muda.

“Merawat ekosistem di sekitar situs sejarah seperti candi adalah suatu upaya yang kompleks. Terlebih di Kawasan Candi Dieng, dimana topografinya memungkinkan terjadinya potensi cuaca ekstrem seperti embun es sehingga merusak bibit pepohonan. Oleh karena itu, saya mengapresiasi upaya penghijauan ini sebab kita bisa melihat hasilnya dalam tiga (3) bulan, dan juga dalam jangka panjang. Bila kepedulian terhadap lingkungan ini terus dipupuk, tentu aksi ini tidak akan berhenti hanya di acara ini, tapi bisa menggerakkan masyarakat di sekitar tempat tinggal masing-masing,” ujar Kepala DLHK Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, ST, MT yang juga aktif  di sejumlah upaya konservasi pengelolaan alam berkelanjutan, seperti diskusi di Kongres Sampah, penanaman mangrove untuk mitigasi sejumlah daerah rawan rob di Provinsi Jawa Tengah.

Aksi kolaborasi gerakan Siap Darling untuk menanam di Kawasan Candi Dieng ini juga dihadiri oleh Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah, Sukronedi, yang juga menjadi salah satu pembicara.

“Sebagai negeri yang kaya akan peninggalan sejarah, generasi muda perlu memahami lebih jauh kesatuan nilai antara candi dan lingkungan sekitarnya. Apalagi Provinsi Jawa Tengah memiliki candi terbanyak di Indonesia, hingga 18 kawasan, belum termasuk reruntuhan maupun artefak candi yang terus ditemukan di beberapa daerah. Oleh karena itu, kami menyambut baik kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk swasta dan masyarakat, utamanya generasi muda dalam mendukung upaya konservasi alam dan situs sejarah supaya dilakukan beriringan,” ujar Sukronedi, yang aktif mendorong pelestarian, perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan situs warisan sejarah, termasuk dalam penataan Kompleks Candi Dieng, di  2020 terlibat dalam kolaborasi antarpihak Bakti Lingkungan Djarum Foundation, dalam menghijaukan area candi di Provinsi Jawa Tengah.

Seremoni penanaman pohon di Kawasan Candi Dieng ini dihadiri juga oleh Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji dan PJ Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto, S.H., M.H. yang diwakilkan kehadirannya oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Banjarnegara, Ir. Singgih Haryono.

Dalam upaya penghijauan ini, ditanam 6.500 pohon dan semak berbunga di seluruh kawasan Candi Dieng, yang terdiri dari Candi Arjuna, Candi Setyaki, Candi Darmacala, dan Candi Bima. Setelah aksi penanaman dilakukan, BLDF juga akan merawat bibit tersebut hingga 6 (enam) bulan untuk memastikan pertumbuhannya optimal.

Candi Darling adalah program yang melibatkan mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia dengan tujuan melakukan penanaman pohon di situs-situs warisan sejarah. Informasi lengkap mengenai  kegiatan Candi Darling bisa diakses di www.siapdarling.id.