Akhirnya rasa penasaran itu terbayarkan, tentang sebuah tempat bernama Jalan Braga Bandung yang katanya surganya kuliner di Bandung.
Banyak sekali kuliner yang bisa kita coba disini diantaranya Bacang Panas, Braga Permai Bandung, Angkringan Teteh, Katsunyaka, Sweet Cantona, Noi Nan Pat Chawadee, Toko Kue Lakker, Kopi Toko Djawa, Sumber Hidangan, Jurnal Lisa dan masih banyak lagi pilihan lainnya saat kita menyusuri jalan Braga.
Untuk menginap kita memilih Grand Dafam Braga tipe 2 kamar, dengan bathtub di 1012. Kamarnya luas dan bersih, ada balkon, sofa, TV, water heater, alat masak, kompor, kulkas mini, meja makan, semua tersusun rapi dan minimalis.


Untuk balkon ada deposit sebesar 50.000 Jika ingin bisa dibuka dan memegang kunci, dan akan dikembalikan saat check out. Saat proses check in tidak ada deposit.


Di Grand Dafam Braga ini tersedia kolam renang dengan kedalaman 1 – 1.5 meter (info dari resepsionis) dan bisa digunakan hingga jam 6 sore. Saat berenang pastikan menjaga anak, karena tidak ada life guard.

Grand Dafam Braga Bandung pelayanan semua stafnya ramah dan selalu sigap membantu. Yang aku suka hotel ini lokasinya strategis untuk menjelajahi Jalan Braga.
Sarapannya sangat bervariasi, bahkan ada surabi dan kue bandros. Suka banget dengan penataan buah, salad yang disusun per porsi, jadi kita tinggal mengambilnya sesuai kebutuhan. Lengkapnya ada di Tiktok aku ya.
Untuk rate penambahan sarapan :
Usia 0 – 4 Tahun free
Usia 5-9 Tahun 75.000
Usia 9 Tahun ke atas 150.000


Menginap di Grand Dafam Braga kita bisa bisa jalan kaki untuk kulineran malam. Hotel ini sangat aku rekomendasikan untuk liburan keluarga.
Kran shower kamar mandi hanya ada di bathtub, jadi jika mau mandi harus naik ke bathtube, jika kita bawa lansia dan anak kecil harus lebih berhati-hati .
internet Wi-Fi nya kencang, cocok buat yang liburannya bawa laptop🤪.
Tak jauh dari hotel kita bisa naik Bus Bandung City Tour (Bandros) , durasi sekitar 10 menit, kita akan diajak berkeliling belajar sejarah bangunan yang kita lewati, dengan membayar 20 ribu.

Grand Dafam Braga hotel connect dengan mall Braga CityWalk, jadi tidak perlu khawatir sulit cari makanan karena jajanan banyak, ngopi, kita juga bisa jalan pagi di Sabtu – Minggu karena bebas dari mobil di hari tersebut.
Di sepanjang jalan Braga banyak sekali lukisan- lukisan, mungkin kita bisa meminta dilukiskan juga, tapi kemarin aku tidak sempat bertanya biayanya.
Siapkan juga memori untuk foto di sepanjang jalan Braga, karena banyak sudut Instagramable, kalau mau jasa foto kemarin sempat lihat ratenya Rp 5000,-/1 foto.
Kita juga sempat jajan tiramisu dan kopi ke Hahakohi, mencoba bacang panas di Braga, Warung Bu Imas mencoba jukut gorengnya. Jajan ice cream Cantina, dan jajan di toko Lekker, kita juga sempat membeli kue luk chup, kue dari kacang hijau halus yang dibentuk menjadi buah mini, asalnya dari Thailand. Pulang ya mampir membeli Bakso Yen, yang ternyata beneran enak kulit pangsit, bakso dan sosisnya.




Next kemana ya?









