Wujudkan”Aku BerIndonesia” melalui Teh Javana

Dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila, 31 Mei 2017 saya melalui Blogger Cihuy berkesempatan untuk menghadiri Kampanye “Aku BerIndonesia” yang diadakan di Gedung Arsip Nasional, yang digagas oleh Teh Javana, teh Cita rasa asli Indonesia yang diproduksi oleh PT. Wings Food.

Sebelum acara dimulai, kita bisa berfoto di booth yang telah disediakan yang pastinya bertemakan Aku Berindonesia dan Teh Javana botol jumbo (replika tentunya). Acara ini juga menampilkan tari-tarian yang menggambarkan keanekaragaman Indonesia.

Tarian Nusantara

Pada tahun 1684, biji daun teh masuk ke Indonesia pertama kalinya dan ditanam di pulau Jawa. Mulai abad ke-18, mulailah dibangun perkebunan teh skala besar di Indonesia. Tercatat dalam sejarah untuk pertama kalinya, teh kualitas terbaik dari pulau Jawa di ekspor sebanyak 200 peti dan di lelang di Amsterdam. Pada masa itu teh Indonesia berjaya dan mengharumkan nama Nusantara ke seluruh dunia sampai saat ini.(Sumber www.teh-javana.com).

Teh Javana adalah teh dengan cita rasa teh Indonesia, yang dibuat dari pucuk daun berkualitas baik. Sensasi terbaik minum teh adalah ketika kita mencium wangi pertama kali teh itu diseduh. Teh Javana mengembalikan sensasi tersebut melalui teknologi Aroma Recovery System. Jadi ketika membuka botol Javana, aroma Teh Javana ketika pertama kali diseduh tetap akan terasa. (Sumber www.teh-javana.com).

Kampanye “Aku BerIndonesia” merupakan kelanjutan dari kampanye digital “Mana Indonesiamu” oleh Teh Javana. Tujuan diadakannya kampanye “Aku BerIndonesia” ini adalah sebagai ajakan kepada masyarakat Indonesia untuk berbicara, bersikap dan bernilai Indonesia. Kampanye mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih sadar atas nilai-nilai positif Indonesia dan bangga sebagai warga Indonesia.

Aristo Kristandyo, Group Head of Marketing Beverages Wings Food

Hadir sebagai pembicara adalah Aristo Kristandyo, Group Head of Marketing Beverages Wings Food dan Remy Silado (Yapi Panda Abdiel Tambayong, Seniman dan Sastrawan Senior.

Teh Javana melalui kampanye “Aku BerIndonesia” mengajak masyarakat untuk menunjukan keIndonesiaannya dalam bentuk nyata melalui 4 Pilar utama yaitu Aku Berbicara Indonesia yang menampilkan Indonesia melalui tutur kata dan penyampaian pemikiran, Aku Bersikap Indonesia yang mencerminkan tingkah lau kepada sesama yaitu jujur, ramah, lestarikan budaya, dan Aku bernilai Indonesia yang mengajak masyarakat Indonesia untuk menjaga nilai nilai keIndonesiaan seperti kerukunan, beragama, toleransi dan menjunjung Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika

Kampanye“Aku BerIndonesia” mengajak generasi muda untuk menunjukan identitas akan nilai luhur Indonesia yang dicerminkan oleh tindakan nyata pada kehidupan sehari hari, ujar Aristo Kristandyo, Group Head of Marketing Beverages Wings Food.

Selain peluncuran “Aku BerIndonesia“, Teh Javana mengadakan media talkshow yang membahas keIndonesiaan masyarakat masa lalu dan generasi saat ini bersama Remy Silado, sejarawan dan Budayawan senior Indonesia.

Fakta di Indonesia, di tahun 2017 :

  • kaum sosial media di Indonesia banyak menggunakan internet untuk mengunjungi sosial media, dibandingkan mendengarkan musik.
  • Konten yang paling sering dikunjungi adalah Facebook
  • usia 18-29 tahun , perempuan lebih sering gunakan internet

Pak Remy mengatakan saat ini bangsa Indonesia harus lebih bersatu lagi, menyikapi kejadian-kejadian yang bisa memecah persatuan dan kesatuan, jangan kita bersikap menggolong-golongkan sesuatu dikarenakan berbedaan suku, ras, agama, etnis atau apapun. Kita seharusnya semakin meningkatkan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Kita harus semakin menerima pluralisme sehingga perdamaian antar agama dan ras selalu terjaga, demi melestarikan keanekaragaman agama dan budaya di Indonesia.

Pak Remy juga menambahkan agar kita tidak mudah terprofokasi hoax sehingga terpecah belah, karena kita secara jelas menyatakan”Persatuan Indonesia” pada sila ke 3 Pancasila.

Melihat adanya perubahan bicara,sikap, dan nilai bangsa antara dulu dan sekarang, Teh Javana yang merupakan teh citarasa Indonesia generasi saat ini mengajak konsumennya untuk bertindak nyata dalam bersikap, berbicara dan bernilai Indonesia. Kita harus belajar dari masa lalu, membuka mata dan meperbaiki diri di masa kini. Perubahan perilaku dari masa ke masa, membuat kami pihak swasta ikut berpartisipasi mengasah keIndonesiaan generasi muda ditengah arus modernisasi. Perubahan itu baik, namun harus tetap berpegang teguh pada nilai terdahulu yang baik dan masih bisa diterapkan saat ini ujar Aristo.

Tidak ada yang lebih berharga dari masa lalu, kita harus melestarikan masa lalu sebagai bagian dari proses untuk menuju hal baru yang lebih baik. Mari di momen kelahiran Pancasila, kita bertindak nyata bernilai Indonesia, Aku “berIndonesia” ajak Remy Sylado.

Teh Javana dalam meningkatkan awareness dan menjangkau kaum muda yang merupakan 52% konsumen teh siap minum di Indonesia, teh Javana berupaya menonjol diantara pemain lama dan baru yang semakin banyak. Menurut Inventure dan Middle Class Institute, generasi milenial mencintai brand story , menyukai cerita yang mengemas sebuah produk atau layanan. Ketika produk tersebut memiliki cerita yang keren, maka kaum milenial akan meyebarkannya ke teman, dan lingkungan sosialnya baik itu secara langsung atau melalui media sosial (Facebook,twitter,youtube).

Aku berIndonesia merupakan salah satu upaya Teh Javana merangkul konsumen muda, mengajak dan menyadarkan masyarakat untuk menunjukan identitas akan nilai luhur ke Indonesiaan kita, menyebarkan dan menjadi pelaku aktif dalam bentuk aksi dan karya nyata positif . Aku berIndonesia akan dituangkan ke berbagai digital activation, seperti website dan media sosial, serta ground activation seperti kegiatan campus to campus. Diharapkan melalui Aku BerIndonesia membawa dampak positif dan semangat baru bagi anak muda Indonesia untuk mencintai bangsa dan keanekaragaman yang ada karena semua ini adalah warisan luhur dari pendiri bangsa.

Selain diluncurkannya kampanye Aku berIndonesia, Wings juga mengadakan event tahunan Wings Journalist Award, sebuah apresiasi bagi jurnalis atas karya tulisnya mengenai produk Wings selama tahun 2016. Kali ini terdiri dari Kategori :

  • Best Brand Activation Coverage
  • Best Business Feature
  • Best Lifestyle Feature
  • Best Parenting Educational
  • Best CSR Feature
  • Best Blog Writing

 

 

Best Blog Writing

Best Parenting Educational (Mom & Kiddie , Investor Daily)

Dengan juri Johanes Heru Margianto (Redaksi Kompas.com), Daru Priyambodo (Redaksi Tempo), dan Suwarjono (Ketua Aliansi Jurnalistik Independen).

Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada nara sumber, dewan juri dan pertanyaan terbaik saat diskusi berlangsung.

Pemenang Pertanyaan Terbaik

Tentang Wings Food :

Wings Food  merupakan spesifiikasi dari produk food and beverages dari Wings yang dikenal degan produk home care, fabric care dan personal care. Berawal dari 2003 produk Wings meliputi 4 kategori utama, yatu makanan (Mie Sedaap Cup, Kecap Sedaap dan Minyak Sedaap), kopi (Top Coffee), minuman siap minum (Teh Rio,Ale Ale,Floridina, Power F, dan teh Javana), minuman bubuk (Jas Jus, Segar dingin, Tea Jus, Milk Jus). Sebagai perusahaan nasional yang sudah mengekspor ke mancanegara, WINGS FOOD berdedikasi untuk menyediakan produk-produk berkualitas dengan harga yang terjangkau sesuai dengan visi perusahaan.

 

About adminboghai

Penulis di www.boghaisan.com. Hobi mencoba tempat jajan baru dan enak, traveling, cat lover, sesekali menyanyi di smule @uci_26. Email : boghaisan@gmail.com

View all posts by adminboghai →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *