Sebenarnya takut saat harus mengunjungi Rumah Pengabdi Setan yang dipercaya ada cerita horor di dalam filmnya, tapi karena bagian dari trip jadi aku memberanikan diri masuk ke dalam, walapun hanya berani masuk ke area ruang tamu. Sedangkan area sumur, dapur, kamar atas aku lewatkan.

Rumah ini lokasinya ada di perbukitan teh Kertamanah, Desa Margamukti, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Bangunan ini milik PTPN VIII , yang pernah dipakai sebagai lokasi syuting film horor Pengabdi Setan, Joko Anwar tahun 2017.

Rumah Pengabdi Setan

Lokasinya 2 kilometer dari pasar Pangalengan, akan terlihat gapura Desa Margamukti dan akan ada petunjuknya. Akan terlihat  rumah asli dari di pinggir jalan dan ada spanduk besar. Rumah aslinya jangan di foto ya teman, karena tertulis jelas spanduk larangan fotonya.

Memasuki lokasi Rumah Pengabdi Setan, kita membayar tiket 10 ribu per orang. Rumah Pengabdi Setan  buka 24 jam, sebelum menuju lokasi Rumah Pengabdi Setan , kita akan melihat halaman luas dengan properti kuburan Belanda. Ada juga mushola sebelum kita memasuki lokasi Rumah Pengabdi Setan.

Rumah Pengabdi Setan, adalah rumah hunian kabarnya dahulu adalah hunian di jaman Belanda. Kita bisa ikut merasakan langsung suasana rumah angker di film, yang lokasinya berupa  rumah tua di area belakang, sekitar 100 meter dari rumah pertama yang ada di depan.

Rumahnya terdiri dari dua lantai, Rumah Pengabdi Setan bentuknya banyak lorong di dalamnya, rumah nya ada beberapa ruangan yang dekorasinya  sesuai di dalam film.

Lantainya  kayu dengan dinding vintage. Rumah terlihat seperti bangunan tua tak berpenghuni dan tak terurus,  tapi ada bapak yang mengurusnya saat kita kesana, dan ada mushola juga di dalam rumahnya.

Di area ruang tamu, di atas perapian, ada foto Ibu ( Ayu Laksmi ) foto  hitam-putih berukuran cukup besar, diatas ada kamar Ibu, di lantai dua, katanya ada kasur putih dengan kelambu. dan ada hantu, pocong, kuntilanak, dan genderuwo, tapi bohongan ya teman-teman.Tapi buat aku tetap merasa serem masuk ke sini.

Kemarin sempat ngobrol dengan bapak yang membersihkan taman, bahwa lokasi ini ada penginapannya, saat ini baru tersedia 2 buah, tarifnya sendiri Rp 200.000,- weekday dan Rp 300.000,- weekend.