Melatih Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Print Digital

Taman Kajoe Cilandak, Minggu pagi lalu 27 Oktober 2019 lalu dipenuhi dengan aura kegembiraan 33 keluarga dengan balutan busana bernuansa putih biru . Kegiatan Fimela.com kali ini berkolaborasi dengan HP melalui Family Day dengan tema Creative Family Learning Through Print.

HP selama ini telah kita kenal sebagai salah satu brand printer dan laptop di Indonesia, dan ternyata saat ini ada beberapa seri terbaru dengan model printer ink tank  wireless diantaranya HP DeskJet 3775, desain  ramping dan warnanya sangat eye catching, fiturnya lengkap copy , scan, dan print , serta ada aplikasinya yang bisa di download di playstore yaitu Aplikasi HP Smart App.

Bukan hanya talkshow seru yang menghadirkan Mona Ratuliu dan Psikolog Keluarga dan Anak, Ditha Rachman , tetapi juga disiapkan area playground untuk anak dan orang  tua yang seketika suasananya terlihat adanya bonding diantara keluarga yang hadir kemarin, begitupun dengan saya Athar dan papinya , seketika sibuk bermain memasukan bola ke dalam ring. Ada juga kegiatan mendongeng, bernyanyi dan workshop bersama @idekuhandmade bagi anak yaitu membuat kalender dan pop up photo decoration yang hasilnya bisa dibawa pulang.

Melalui Family Day dengan tema Creative Family Learning Through Print ini, HP Indonesia menyampaikan bahwa kegiatan ini diadakan sebagai salah satu bentuk komitmen untuk membantu edukasi Indonesia, mensuport pendidikan Indonesia melalui e-learning, learning experience , ungkap Fajar Hariyanto, Country Print Marketing Manager HP Indonesia.

Talkshow ini bertujuan untuk mengedukasi orangtua di Indonesia tentang pentingnya pembelajaran cetak dan digital untuk membekali anak dengan keterampilan dan kesiapan yang dibutuhkan di masa depan. HP melihat pentingnya penggunaan bahan ajar cetak dan metode pembelajaran digital secara bersamaan akan semakin meningkatkan kegiatan belajar anak. Memadukan metode pembelajaran elektronik dan cetak akan menghasilkan pendidikan yang optimal.

Studi menunjukkan bahwa 87% orangtua percaya bahwa kegiatan belajar merupakan waktu terbaik untuk mempererat ikatan orangtua dan anak. Hal ini diungkapkan oleh Psikolog Keluarga dan Anak, Ditha Rachman, yang juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut dapat mengembangkan keterampilan interpersonal anak-anak.

“Orangtua memiliki peran penting dalam pembentukan pendidikan anak. Hal ini karena pola pikir mereka memiliki dampak yang besar kepada anak-anak,” ujar Ditha Rachman. Jadi, peran orangtua saat ini  sanngat  penting dalam membentuk keterampilan anak, melalui  menghabiskan waktu belajar bersama di era digital.

“Orangtua  saat ini harus memanfaatkan teknologi untuk proses pendidikan dan pembelajaran anak-anak. Penggunaan materi pendidikan cetak saat belajar adalah salah satu cara bagi orangtua untuk menjalin ikatan yang kuat,  mendorong kreativitas anak, sambil meningkatkan daya pikir dan juga pengetahuan,” .

Pesan  Mona Ratuli

Menurut Mona Ratuliu, setiap orangtua harus memiliki strategi khusus agar anak lebih kreatif, lebih, disiplin, dan memiliki  ide kreatif  untuk memberikan aktivitas yang menarik untuk anak-anaknya.

Dengan adanya printer  HP ini , setiap orang tua bisa  menyiapkan materi pendidikan cetak bagi anak, terutama saat membantu membuat PR.

HP PRINTER

HP mendukung digital pembelajaran bagi anak-anak , misalnya belajar dengan anak dengan cara melakukan print untuk belajar huruf, angka, atau mewarnai bersama. E-learning dan print harus saling bersinergi, karena merupakan gabungan yang tidak bisa dterpisahkan.

HP selalu terus melakukan  inovasi tenologi, agar pembelajaran lebih baik lagi, dan orang tua yang hadir kemarin bisa semakin siap mempersiapkan anak untuk di masa depannya dengan keterampilan yang mereka miliki.

Mona Ratuliu pun banyak  berbagi cerita dimana sejak 2 tahun belakangan semuanya serba digital termasuk  belajarpun digital , karena  sensorik dan visual harus berjalan seimbang . Pembelajaran digital, merupakan proses pembelajaran anak melalui metode printed , yang penting menjadi  tahap awal pembelajaran dan edukasi.

ORTU AHLI , menurut Psikolog Ditha Rachman , adalah ortu yang harus terus belajar, jangan pernah berhenti belajar, terus mengupdate diri sesuai dengan perkembangan zaman. Menjadi orang tua yang baik yang bisa tahu cara berkomunikasi, buat aturan. Kita juga harus mulai menjadi  smart patrents , dimana anak akan belajar sesuai dengan keunikan anak, orang tua harus selalu ahli tentang anak-anakknya, cara berkomunikasi dengan anak  yang tentunya akan disesuaikan dengan keunikan anak, karena ORTU tidak pernah berhenti belajar.

SMART PARENTING di era  digital, saat ini ortu sangat terbantu, karena  semua info bisa diakses dengan mudah, smart parents juga harus melakukan bonding dengan anak, harus terjalin baik, karena jika tidak akan sulit mengajak anak untuk  agar bisa bekerja sama dengan anak di masa depan.

Untuk bisa bonding baik dengan anak , sebagai orang tua harus bersikap HAP, Hangat ortu hangat , kita sayang pada  anak melalui kata-kata ucapan , pengasuhan posititf , ada aturan tapi menghargai  anak, AHLI ortu harus belajar terus di gadget   dan tetap  ngobrol santai , melakukan kegiatan yang playful , dan punya aktivitas seru buat anak tanpa gadget.

SMART  PARENTING , dalam hal batasan penggunaaan gadget , karena pengendalian anak masih dalam proses, bagian depan otak ambil keputusan, belajar masalah, dan mengendalikan diri. Semua itu baru akan terbangun mantap saat usia 25 tahun, sehingga butuh bimbingan dari orang tua.

AKTIVITAS NON GADEGT, juga harus dilakukan. Anak harus dikenalkan permainan tradisional, lego, playdate, art and craft atau kegiatan menarik yang lainnya.

 

MONA RATULIU, dalam talkshow  kemarin banyak berpesan, mengenai tips menjadi ortu yang terbaik buat anak-anak, kesimpulannya saat ini mendapatkan  info lebih mudah, namun ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan.

Psikolog Ditha Rachman memberikan tipsnya bahwa proses belajar ideal itu yang sifatnya experience, terlibat aktif merasakan pengalaman aktif, karena dengan pengalaman akan bisa mengaktifkan panca indra yng dimiliki , dengan e-learning akan ada ekstra waktu yang dibutuhkan.

Dengan digital , anak bisa belajar lebih mengenai DIGITAL misalnya material visual, sumber belajarnya, apa yang akan dibuat dan masih banyak lagi, Dengan printer HP, anak bisa belajar art and craft.

HP printer ternyata ada aplikasi nya yang bisa didownload di playstore dan di websitenya yang bisa anak download, print foto, scraptbook, sticker, origami, bentuknya juga simple dan warnanya menarik plus wireless.

Printer akan sangat berguna, dan merupakan sumber belajar yang bisa dipakai disemua aspek, misalnya kenalkan sesuatu misalnya flash card, sesuai dengan apa yang kita mau, motorik kasar misalnya , sosial emosi, misalnya ekspresi wajah khawatir dll, anak juga akan belajar dengan visual.

 

 

About adminboghai

Penulis di www.boghaisan.com. Hobi mencoba tempat jajan baru dan enak, traveling, cat lover, sesekali menyanyi di smule @uci_26. Email : boghaisan@gmail.com

View all posts by adminboghai →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *