Salju Pertamaku dan Masjid Biru

Sesekali manjakanlah diri dari segala rutinitas,  penat setiap harinya diantaranya dengan berlibur.

Berlibur tentunya saat ini sudah semakin mudah untuk mempersiapkannya,  cukup dengan smartphone kita bisa mempersiapkannya mulai dari tiket,  penginapan, dan tiket wisata selama kita berada di sana.

Turki sudah lama menjadi tujuan liburan dan telah lama diagendakan, karena memang selain dana untuk pengeluaran disana banyak hal lain yang harus disiapkan.

Untuk urusan tiket biasanya saya menggunakan jasa dari Pegi Pegi,  karena cukup klik,  pilih dan transfer maka dengan mudah semuanya akan beres soal tiket dan penginapan, soal harga selama ini Pegi Pegi selalu murah dan banyak pilihannya.

Untuk mempermudah proses pemesanan, aplikasi Pegi Pegi sudah terinstal di handphone.

Mata uang lyra harus saya siapkan sebelum berangkat ke sana, selain itu banyak perlengkapan seperti jaket, long john, kaos kaki, sepatu, tutup kepala dan juga sarung tangan.

Semua itu saya siapkan karena saat kesana Turki sedang mengalami musim dingin, yang biasanya di bulan Desember, Januari dan Februari. Suhunya pun bisa mencapai 0-19 derajat.

Benar saja setelah 11 jam perjalanan, akhirnya saya tiba di Turki dengan disambut suhu yang sangat dingin, akhirnya perlengkapanpun langsung saya kenakan.

Selama saya berada di sana, saya berkunjung ke beberapa tempat di Turki diantaranya :

Blue Mosque atau Masjid Sultan Ahmed , masjid di Istanbul, Masjid yang dikenal sebagai masjid biru karena interiornya berwarna biru.

Hagia Sophia atau Aya Sofya yaitu bangunan bekas basilika, masjid, dan sekarang menjadi museum, di Istanbul, Republik Turki. Saya sangat terpana dengan keindahannya.

Saya juga sempat mengunjungi topkapi palace, yaitu istana di Istanbul, yang saat ini menjadi museum.

Selama di Turki, saya sempat mencoba makanan seperti donut, agak besar dan agak alot untuk saya, juga coba kebab dan teh khas Turki, sambil menikmati suasana malam.

Liburan tidak lengkap kalau tidak membeli oleh oleh, akhirnya matapun kalap dengan membeli
Turkish Blue Eyes (Nazar Bonjuk) yaitu syimbol yang paling populer di Turki yang dipercaya sebagai penolak bala bagi kebudayaan Turki setempat, saya akhirnya membeli gantungan kunci.

Turkish Delight , membuat saya lupa diri yaitu oleh-oleh khas Turki yang bisa kita  pilih, yaitu cemilan manis yang terbuat dari gula dan tepung. Banyak rasa yang bisa di pilih ada buah, kacang pistachio.

Yang terakhir yang saya beli Teh Apel, teh khas di Turki yang merupakan salah satu yang populer di Turki. Teh ini memiliki aroma yang kuat dan rasa asam segar dari apel.

Teh ini sangat enak di sajikan panas atau dingin, dan sangat cocok tuk oleh oleh karena Di Turki akan banyak kita temui apple tea dengan berbagai ukuran.

Musim dingin di Turki yang biasanya terjadi di bulan Desember, Januari dan Februari  jadi sangat cocok untuk kita mendapatkan pengalaman salju  di Turki .

Pastikan bawa pakaian yang tepat,  agak banyak juga budget yang dikeluarkan karena ini adalah pertama kalinya liburan ke negara yang super dingin.

Pastikan kita membeli jaket yang hangat,  sebaiknya sih dari bulu angsa. Jangan lupa beli juga Long John, baju  berbahan polyester untuk dalaman kita.

Bawa juga Tutup Kepala, Kaos Kaki & Sarung Tangan yang berbahan hangat dan bisa menghangatkan selama liburan disana.

Selama liburan disana,  bawalah pakaian hangat yang agak banyak untuk ganti selama berada di sana.

Saatnya packing,  happy holiday…. Dan mulailah berburu tiket murah

 

 

 

About adminboghai

Penulis di www.boghaisan.com. Hobi mencoba tempat jajan baru dan enak, traveling, cat lover, sesekali menyanyi di smule @uci_26. Email : boghaisan@gmail.com

View all posts by adminboghai →

One Comment on “Salju Pertamaku dan Masjid Biru”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *