Film Ambu dan Keindahan Baduy

Akhinya film Ambu  yang ditunggu akan tayang juga, film karya sutradara Farid Dermawan ini wajib banget untuk ditonton mulai 16 Mei 2019.

Film dari Skytree Pictures ini menceritakan mengenai perempuan yang membesarkan anaknya dengan segala tantangannya di masa remaja. Laudya Cynthia Bella sebagai Fatma, beradu akting dengan Lutesha (Nona) dan  Widyawati  sebagai Ambu Misnah .

Ada juga Baim Wong (nico) , Endhita Wibisono (Hapsah) , dan Andri Mashadi (Jaya), Hapsah dalam film Ambu berhasil membuatku tertawa dengan segala kepolosannya , logat dan cengkok bahasa Baduynya.

Film ini juga menghadirkan Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya SE. MM , yang ternyata adalah istri dari Farid Dermawan, yang juga menjadi executive  produser di Film Ambu.

Film bergenre drama ini mengangkat kisah konflik ibu dan anak dengan latar belakang budaya Baduy, yang juga menampilkan adat istiadat dan keindahan alam Baduy.

Film ini  akan mengaduk aduk perasaan mulai dari awal penayangan sampai film berakhir. Yang pasti siapkan tissu ya.

Film Ambu berhasil memanjakan mata keindahan Baduy selama menyaksikan film tersebut. Film Ambu ini soundtracknya diisi oleh Mama Widyawati dengan judul “Semesta Pertamaku dan Audy ” Ada Kau Ibu”.

Lagu “Semesta Pertamaku” diciptakan oleh Titien Wattimena dan di arransemen oleh Andi Rianto. Lagunya benar-benar membuat film ini sukses menampilkan klimaks dalam film Ambu.

Film Ambu telah berhasil memperkenalkan kebudayaan dan adat Baduy melalui suatu karya film yang sangat indah. Keindahan akan suasana di Baduy, bagaimana keseharian mereka, adat dan peraturan apa saja yang ada di Baduy tergambarkan di film ini.

Kitapun akan bisa melihat bayangan bagaimana cara untuk menuju Baduy melalui transportasi darat dan hasil tenunnya yang indah.

Film Ambu, film yang tidak bisa tertebak sampai akhir ceritanya dan film yang sukses membuat saya menangis dari awal cerita.

Film Ambu pastinya akan membuat kita menangis karena bagaimanapun setiap orang memiliki sosok Ibu dalam hidupnya, dan akan menjadi seorang calon  Ibu di dalam rumah tangganya.

Film ini akan banyak memberikan pelajaran bagaimana seharusnya kita menjadi seorang Ibu dan anak yang baik dan baagaimana akhirnya kita bisa berdamai dengan suatu kebencian.

Ibu itu selamanya, dan apapun kearahannya akan selalu memafkan anaknya. Cinta kasih seorang Ibu, tidak akan pernah putus.

Film ini mengajarkan saya banyak hal tentang bagaimana menjadi seorang Ibu yang baik dan kesalahan kecil yang biasanya terjadi saat mendidik anak , dan pentingnya menjalin komunikasi keseharian dengan anak, mendengar dan punya waktu untuk anak. Jangan lupa ya kalau “Kasih Ibu itu sepanjang masa”.

Jenis film: Drama

Produser: Farid Dermawan, Titien Wattimena

Sutradara: Farid Dermawan

Penulis dan Produser : Titien Wattimena

Produksi: Skytree Pictures

Penulis Skenario : Titien Wattimena

Penata Musik : Andi Riyanto

 

About adminboghai

Penulis di www.boghaisan.com. Hobi mencoba tempat jajan baru dan enak, traveling, cat lover, sesekali menyanyi di smule @uci_26. Email : boghaisan@gmail.com

View all posts by adminboghai →

One Comment on “Film Ambu dan Keindahan Baduy”

  1. Tapi itu jalan kaki kedalam ga sakit apa ya kakinya. Secara kalau lihat orang Baduy pada ga paket sandal. Lalu film Ambu ini menawarkan begitu banyak keindahan alam di pelosok Baduy ya.

Leave a Reply to Sifora Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *