5 Kesalahan Pola Asuh Gizi Pada Anak

5 Kesalahan Pola Asuh Gizi Pada Anak wajib diketahui oleh para Bunda di seluruh belahan Indonesia. Gizi yang baik, akan menghasilkan generasi emas di masa yang akan datang.

Setiap orang tua tidak memiliki sekolah untuk belajar menjadi orang tua yang sempurna, karena itu kita harus selalu banyak membaca untuk meningkatkan pengetahuan di bidang pola pengasuhan anak.

Terpenuhinya asupan gizi si kecil, dan anak menjadi sehat, sesuai tumbuh kembangnya sesuai dengan usianya merupakan harapan setiap Bunda. Namun ditengah usaha pemenuhan gizi, terkadang banyak hambatan yang dilalui misalnya anak menolak makan, dan yang lainnya.

5 Kesalahan Pola Asuh Gizi Pada Anak menurut dr. Herlina, Sp.A  sangat penting untuk diketahui oleh orang tua. Pola asuh gizi anak, akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak (< 5 tahun), diantaranya kurang gizi yang akan mengakibatkan gangguan tumbuh kembangnya baik fisik, sosial, dan intelektual yang akan berpengaruh saat ia dewasa nanti.

5 Kesalahan Pola Asuh Gizi Pada Anak diantaranya :

  1. Memaksakan anak untuk  makan
  2. Pemberian MPASI yang belum pada waktunya
  3. Memberikan cemilan yang tidak sesuai dengan usianya atau berlebihan
  4. Pemberian makan yang manis
  5. Pemakaian dot pada bayi yang terlalu lama

I. MEMAKSAKAN ANAK MAKAN

Saat anak menolak untuk makan, berikanlah semaunya dahulu, jangan lakukan pemaksaan, setelah 15 menit cobalah kembali untuk menawarkan makanan. Saat hal tersebut terjadi, Ibu seharusnya tidak panik.

Selesaikan waktu makan anak dalam jangka waktu maksimal 30 menit, dan jangan lakukan kegiatan lain saat makan, misalnya bermain gadget saat sedang makan, saat makan berjalan-jalan ke taman.

Jangan bertindak  membentak atau memaksakan sendok masuk kedalam mulut anak, karena akan membuat anak semakin tidak mau makan.

II. MPASI YANG BELUM TEPAT WAKTU

Pemberian MPASI belum pada waktunya (< 6 bulan ) , akan mengakibatkan gangguan pada pencernaan, akibat MPASI sebelum 6 bulan akan berakibat karena sistem pencernaan anak yang belum siap, belum bisa duduk sempurna yang mengakibatkan kerongkongan belum bisa dalam posisi tegak. Organ lidah untuk menelan pada bayi juga masih belum sempurna sehingga makanan hanya akan tersebar di dalam mulut.

Terkena alergi, obesitas, pemicu diare, terkena anemia, hipertensi, adala salah satu akibat dari pemberian MPASI dini (perawatanbayi.com 15/4).

III.PEMBERIAN MAKANAN YANG TERLALU MANIS

Cemilan manis akan menurunkan kualitas pola makan anak, peningkatan berat badanm kesehatan gigi, kebiasaan minum manis sampai dewasa.

Pemberian gula sebaiknya 5gr/100kal, Menurut WHO, kebutuhan gula pada anak tidak lebih dari 10% total kebutuhan energi yang ia butuhkan.

Anak usia 1-3 tahun dengan kebutuhan energi rata-rata hanya 1000 kilo kalori (Angka Kecukupan Gizi Indonesia) , kebutuhan gula anak usia 1 tahun maksimal hanya 25 gram dalam satu hari(5 sendok teh gula).

Anak usia 3-6 tahun dengan kebutuhan energi rata-rata 1550 kilo kalori, maka kebutuhan gula tidak lebih dari 38 gram perhari ( 8 sendok teh). Dok : parenting.co.id (15/4)

IV.PENGGUNAAN DOT YANG TERLALU LAMA

Terlalu lama menggunakan dot, akan mengakibatkan berlebihannya dalam mengkonsumsi cairan. Gunakan gelas untuk bayi belajar minum.

Dok : Asibayi.com

V. PEMBERIAN CEMILAN YANG TIDAK SESUAI DENGAN UMUR DAN BERLEBIHAN

Memberikan cemilan yang tidak sesuai dengan umur dan diberikan secara berlebihan, tidak boleh dilakukan. Sebaiknya berikan cemilan yang seimbang dan sesuai dengan usia anak, dan buatkan jadwal makan dan cemilan yang tepat.

  • Berikan minimal 2 kali sehari untuk anak usia 1-3 tahun
  • Camilan sehat sebaiknya berjarak 1-2 jam sebelum atau sesudah makan besar (sarapan, makan siang dan makan malam)

Pilihan camilan sehat untuk anak usia 1-3 tahun adalah:

  • Potongan buah segarUntuk buah yang keras seperti apel dan pir, dimakan langsung atau dikukus, atau  pisang, pepaya, alpukat, jeruk, dan mangga.
  • Roti tangkap atau roti panggang oles mentega
  • Produk susuSusu  full fat cream untuk anak dibawah 2 tahun,  yoghurt dan keju.
  • Jeli atau pudingGunakan tambahan susu, potongan buah yang empuk, biji selasih/chia seeds.
  • Muffin sehatDok : .parentingclub.co.id (15/4)

Dengan hadirnya berbagai aplikasi di Indonesia, bisa kita manfaatkan penggunaan aplikasi tersebut. Seperti aplikasi yang selalu saya gunakan sehari-hari yaitu Aplikasi Helo Doc yang bisa di download di Playstore.

Halodoc  adalah aplikasi kesehatan yang memberikan solusi kesehatan lengkap dan terpercaya untuk kesehatan sekeluarga, yang menjawab kebutuhan akan akses pelayanan kesehatan yang cepat, praktis, aman, dan terpercaya.

Di Halodoc kita bisa bertanya dokter online melalui menu Hubungi Dokter (Contact Doctor) dan membeli kebutuhan medis seperti obat atau vitamin melalui menu Apotik Antar (Pharmacy Delivery). Halodoc juga dilengkapi dengan layanan Lab Service untuk melakukan cek lab oleh Prodia.

Layanan Halodoc:

1 aplikasi dapat memberikan solusi dalam banyak hal, ungkap Blessy, Manager Offline Marketing Halo Doc yaitu :

Apotik Antar (Pharmacy Delivery): Beli obat, vitamin, alat medis, & kebutuhan bayi diantar langsung dari apotik terdekat ke tempat tujuan dalam 1 jam, hadir selama 24 jam dengan gratis biaya pengantaran.

Hubungi Dokter (Contact Doctor): Konsultasi kesehatan dengan dokter terpercaya  di Halodoc, tim media yang lengkap mulai dari dokter umum,  dokter specialis, spesialis anak, mata  yang terpercaya dan terdaftar di IDI, kapanpun dan dimanapun 24 jam.

Lab Service: Petugas lab terpercaya dari Prodia akan langsung datang ke rumah untuk pengecekan kesehatan misalnya darah, urine. Hasil lab nya langsung terlihat  di aplikasi Halodoc. Saat ini bisa digunakan di sekitar Jakarta Pusat dan Selatan.

Menggunakan Aplikasi Halo Doc, memperoleh pelayanan kesehatan semakin mudah, tinggal Klik. Saya sangat menyukai pengingat minum obat, jadi tidak akan terlupa lagi.

Artikel wanita yang akan kita tulis, mungkin mengenai diet pada dewasa dan lain-lain.

Pengisian saldo nya cukup mudah dengan kredit card, ATM Bersama, Internet Banking (Mandiri dan BRI)  dan Doku Walet.

Dengan adalanya aplikasi Halo Doc kita akan selalu #SehatLebihMudah dengan selalu berkonsultasi dengan “KataDokterHaloDoc, dan setiap Ibu bisa mengetahui pengasuhan gizi anak yang tepat.

Untuk mengetahui informasi lainnya Klik Instagram Halo Doc.

  • Camilan untuk balita usia 8-12 bulan Dok : www.ayahbunda.co.id

    Kelompok Bahan Baku

    Jenis Makanan

    Karbohidarat: roti, gandung, sereal, pasta, nasi, jagung, oast, umbi-umbian (kentang pohon, ketela rambat) Potongan roti, biscuit, kentang rebus, kentang goring, dan aneka kue seperti nagasari yang dipotong memanjang kecil.
    Protein: daging, unggas, telur, ikan, kacang polong, kacang tanah, selai kacang, tofu. Potongan telur rebus, daging sapi/ayam/ikan dicampur adonan keik, lalu diberikan dalam bentuk potongan-potongan kecil.
    Susu: susu murni, susu formula, yoghurt, keju. Aneka jenis keju (mozzarella, ceddar, swiss) dipotong tipis kecil-kecil memanjang, atau dimasukkan dalam adonan kue, diapit potongan roti, atau dibuat sebagai saus.
    Buah dan sayur: jeruk, mangga, papaya, alpukat, pisang, sayuran berdaun hijau dan kuning. Potongan aneka buah, seperti apel (rebus atau dimasukkan ke dalam microwave sebentar agar lunak), potongan pisang, atau alpukat. Potongan kecil brokoli rebus dicelupkan ke dalam saus keju dan susu, asparagus rebus, bit, wortel, timun, sup kacang olong, atau sup kacang merah.
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *